Selamat Datang

Rabu, 28 Juli 2010

90 Juta Sepeda ada di Jepang





Dalam 5 tahun terakhir ini, masyarakat Jepang lebih memilih menggunakan sepeda untuk berpergian kemanapun. Mereka ingin mewujudkan kehidupan yang lebih sehat dengan mengurangi Emisi Karbon menjadi alasannya.

Di negara kita, sepeda motor masih menjadi idola untuk berpergian kemana-mana. Tetapi di negara-negara maju seperti di Jepang, negara Sakura ini sepeda kini tidak hanya menjadi alat transportasi, tapi juga bagian dari gaya hidup masyarakatnnya. Sehat sekaligus menyenangkan, apalagi jika bersepeda bersama teman atau sanak saudara.

Sepeda bagi masyarakat Jepang bukan hanya alat transportasi, tapi juga sudah bagian dari gaya hidup. Tak hanya bersantai, pergi kekantor dengan pakaiaan jas pun masyarakat negeri sakura tetap bersepeda.

Kebiasaan bersepeda di Jepang sebetulnya, sudah ada sejak lama bermula dari orang-orang Eropah yang tinggal di Yokohama dan Kobe pada abad 19. Dan sejak konfrensi Pemanasan Global tahun 1997 di Kyoto. Pemerintah Jepang terus mengkampanyekan sepeda sebagai alat transportasi untuk mengurangi Emisi Karbon.

Tak mudah merubah kebiasaan seperti yang terjadi di Jepang, tapi dengan keseriusan pemerintah jepang untuk menyediakan trotoar jalan yang lebar dan rata, berbagi jalan dengan pejalan kaki, jalur rambu-rambu serta jalur khusus untuk menyeberang atau melintas di jalan raya, jika parkir resmi sepeda menjadi pemicunya.

Kini Jepang tidak saja menjadi produsen mobil, tetapi juga negara pengguna sepeda terbesar di dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar